dari semenjak awal self-quarantine karena wabah pandemi covid-19, sempat kepikiran aktivitas apa yang bisa mengisi beberapa waktu anak-anak.
di awal maret sampai mei, serba belajar online dan akhirnya ujian.
dari sepengamatan, kegiatan membaca anak-anak sangat kurang
tapi ya itu, 'kalah' oleh gawai.
tapi karena ingin siapa tau mungkin triggernya kurang pas. maka akhirnya coba beli buku yang dulu jadi bahan bacaan. yaitu buku trio detektif dan buku lima sekawan.<br/>
kebetulan ada yang masih jual bekasnya dalam harga lumayan (walaupun ga murah :D )
setelah bukunya datang, disodorin, ternyata reaksinya tidak memuaskan.
ketika nanya denny dan rafaro, apakah bukunya sudah dibaca?, jawabnya nanti.
beberapa kali rafaro menjelaskan sesuatu tentang game, karena ditanya atau memang sedang melihat video tentang games.
padahal dia seharusnya belum pernah memainkan gamenya.
setelah ditilik, dia tahu berdasarkan 'nonton' teman/saudaranya bermain. doang.
karena ramadan kali ini masih self quarantine, jadilah ketika sholat taraweh banyak ngulang membaca surat pendek yang sama di rakaat yang lain :D
sebenarnya ada beberapa surat yang lain, cuma karena jarang dibaca, walhasil lupa. ataupun ketika sudah dibaca, jadi ragu-ragu.
setelah pemberitahuan adanya virus covid-19 novel corona di jakarta, indonesia. akhirnya sekolah dihentikan kegiatan belajarnya untuk kemudian belajar dari rumah, study at home, school from home.
kerepotan langsung terasa di hari pertama,
rafaro dibuatkan account google baru, di dalam family link app.
setelah account terbuat, maka dikirimkanlah tugas nya dengan email barunya.
eh ternyata karena account baru, google langsung men-disable account rafaro, butuh validasi ulang via account ayah.
dan email yang dikirm ke gurunya terblokir.
paniklah bundanya karena tenggat waktunya sebelum jam 9.
setelah coba divalidasi, dan coba kirim email, ternyata masuk spam folder. jadi terpaksa infoin gurunya untuk check ke spam folder.
<br/>
Photo by Tirachard Kumtanom from Pexels
kehebohan berikutnya adalah<br/>
aktifitas alana harus difoto dan kemudian digabung dalam bentuk kolase untuk kemudian di whatsapp ke gurunya.<br/>
bunda heboh karena ga tau cara bikinnya. akhirnya dibikinin dari tempat client.
sementara kasusnya denny<br/>
adalah google docs yang di-share gurunya ada yang ga bisa diakses.
dan google docs nya read only, padahal instruksinya untuk dikerjakan langsung di dokumennya.<br/>
tapi sehabis itu menimbulkan perasalahan baru, yaitu isiannya yang sudah diisi denny jadinya muncul di temannya.
berbohong adalah hal tersering yang sering terjadi. kali ini alana melakukannya?
yaitu ketika ditanya kenapa rotinya cepat habis, dijawab bahwa rotinya beneran dimakan.
padahal pada kenyataannya sisa rotinya diumpel-umpel dengan tissue lalu diselipkan ke dalam tas tenteng.
dan beberapa hari lalu adalah kedua kalinya.
entah apakah itu satu rentetan, apa rentetan yg terpisah.berbohong adalah hal tersering yang sering terjadi. kali ini alana melakukanny?