M

jam 2 pagi dibangunin sama desi, katanya tikusnya masuk ke bagian bawah kompor, di lemari gas.

masih sambil terhyung-hyung - eh - terhuyung-huyung, ambilah gagang sapu, dan mempersiapkan diri untuk mencegah tikusnya ke mana-mana.
cuma, apa daya, ekspektasi tikusnya bakal keluar dari pintu lemari, eh dia keluar dari lobang celah untuk pipa gas.

kaburlah tikus ke kamar kosong.

setelah beberapa waktu bongkar bongkar barang di kamar itu, ga ketemu juga.
pencarian dilanjutkan besoknya - eh pagi atau siang deh. tutup pintunya. pintu kamarnya karena nutupnya kekencengan, malah ga bisa dibuka :D

di pagi, karena anak-anak sedang belajar online, jadi lumayan sunyi.
tiba-tiiba dari kamar tempat tikus terkurung tadi, terdengar suara menggerusak.
coba disimak lagi, ga terdengar apapun lagi.

berapa puluh menit kemudian, terdengar lagi suara grosak di kamar tadi.
kali ini tikusnya terlihat! memanjat sampai kasa atas. lantas aja digedor langsung, dan tikusnya langsung jatuh.

setelah mengumpulkan energi, dan karena butuh alas setrika yang tersimpan di kamar itu, siangnya dimulailah perang berburu tikus ini.

barang-barang yang masih di dalam, dikeluarkan, sambil denny dan desi berjaga jaga mencegah tikus ke mana-mana lagi, semoga berlari ke luar rumah. sudah hampir semua barang dikeluarkan, ga terlihat tikus itu.
yang ada cuma tainya aja berserakan.

sekarang tinggal meja, dan kasur.
buka laci atas, ga ada, tapi ada tainya. buka laci bawah, masih ada isinya.
keluarin semua barang di laci bawah. barulah di barang terakhir terlihat buntutnya naik ke laci atas. hadeh!

kembali semua laci di buka,
ga ada! barulah ketika digebrak, lompatlah dia, langsung menuju pojokan, dan ketika melihat mau diserang, dia manjat ke atas kasur yang memang posisinya diberdirikan.

kejar-kejaran terjadi, naik ke kasur, sodok ke atas,
turun ke pojok, sodok lagi, lari ke belakang meja.
bolak-balik beberapa kali, sampai ketika satu sodokan bisa dihindari, tapi larinya ke arah serangan, walhasil jadi kelihangan keseimbagan dan tikusnya berhasil lari ke luar.

sayangnya tikusnya tetap berlari cari persembuyian, bukan lari ke luar.
dia bersembunyi di belakang lemari buku.

dengan tongkat yang panjang, akhirnya bisa digebuk juga dia,
setelah terlihat tidak bergerak, baru ditarik keluar. langsung bungkus plastik, dan buang.

This article is my 66th oldest. It is 344 words long, and it’s got 0 comments for now.

Comments

Leave a Comment