M

pagi pagi tercium bau sangit. kirain tadinya adalah bau kopi yang barusan lagi diseduh di mokapot.

tapi pas di luar, koq tetap tercium, jangan jangan pagi pagi ada yang bakar sampah.
tapi ngapain juga orang bakar sampah pas hujan hujan gini.

karena hujan, dinding sisi dapur dirembesi air yang entah mungkin talangnya mampat, atau memang ada celah di genteng yang mengakibatkan banyak air bisa masuk ke dalam.

nah air rembesan ini juga melewati colokan listrik untuk kulkas.
pas coba diendus ke colokan itu, benarlah bau sangitnya berasal dari sana.

setelah cabut colokan kulkas, dan geser kulkasnya ke ruang tamu. lalu dicobalah untuk dibuka.
eh, tapi ketika diperhatikan, sekilas, terlihat beberapa kali percikan api di dalam colokan tersebut. dan juga terdengar suara listrik menderik.

seram.

akhirnya matikan sikring untuk jalur ke dapur. yang ternyata memutus juga jalur ke colokan modem router internet.
anak anak jadinya sempat ter-pause aktivitas sekolah onlinenya.

ketika coba dibuka, terlihat drat bautnya aus, atau obeng-obeng yang tersedia tidak ada yang cocok.
akhirnya ditunda dulu, karena harus ngantor.

pulang kantor, setelah mandi, dan leyeh-leyeh sebentar, barulah kemudian coba bongkar colokan listrik itu.

karena memang sudah siap sedia dengan colokan yang baru, akhirnya hajar aja langsung pakai tang dan obeng sampai hancur.
begitu terbongkar, terlihatlah separuh dari bagian dalam colokan ini adalah pasir basah.
entah itu dari sarang semut, atau sarang rayap. tidak terlihat ada binatangnya.

setelah dibongkar total, pasang yang baru, akhirnya aman lagi

This article is my 67th oldest. It is 236 words long