M

rencananya mau nonton avengers: endgame. karena sudah beli tiket dari jauh jauh hari.
tapi hari senin sebelumnya pilek lumayan parah, lalu hari selasanya berganti jadi batuk berdahak.
menjelang tidur sudah agak sesak. lalu tengah malam terbangun, sesak, semprot pakai ventolin tidak terlalu berefek.
bahkan sampai berulang kali disemprot dalam rentang waktu 2 jam.

tidak bisa tidur,

rabu paginya saya bilang ke bunda untuk pergi nonton aja berempat, dan saya ke rumah sakit.
bunda bilang supaya di-nebulizer. nebulizer
setelah di-nebu, sudah lumayan, namun belum terlalu ok.

sampai di mall, masih mendingan.
tapi ketika masuk ke dalam studio. rasa sesak mulai muncul.
bahkan filmnya belum mulai pun, sudah ga tahan.
akhirnya ke luar studio.

sampai di luar, coba atur napas, tapi tidak bisa.
keringat dingin mengucur.
rencananya jika sudah mendingan, mau langsung pergi ke rumah sakit.

tapi tidak reda juga rasa sesaknya.
kemudian, bunda keluar dari studio. trus minta telpon papa anter ke rumah sakit.

sampai di rumah sakit, masuk ugd, langsung dikasih oksigen sampai tenang. kemudian, di-check EKG, check darah, dan dimonitor denyut jantungnya lewat sensor di jari.
agak siang, dokternya bilang, kondisi denyut jantung saya masih belum normal.
dan juga tes darah menunjukkan jumlah leukosit yang tinggi, yang ditengarai adanya infeksi.

dokter mengharuskan rawat inap.
tapi itu juga belum tahu apakah rawat inap biasa, atau harus semacam icu.
gaswat.
sambil dimonitor terus sampai sore.
menjelang magrib, dinyatakan bisa rawat inap biasa. tanpa perlu monitor denyut jantung.

besoknya
dokter jantung bilang, tidak ada masalah dengan jantung.
lalu dokter paru-paru datang, bilang ini infeksi, jadi harus dikasih antibiotik dan di-nebulizer untuk kelancaran napas.
pas mau hari ketiga, dokter bilang mau check darah untuk menentukan bisa pulang atau engga.
ternyata leukositnya jadi meninggi.
haalaaah!
jadi ga boleh pulang, harus ganti antibiotik.

nah hari ketiga, dan keempat ketambahan batuk lagi dan terasa banyak dahak.
setelah lapor dokter, eh malah suruh untuk check lab untuk dahaknya.
harganya bikin kaget, tapi karena disuruh dokter., ya sudah ikutin.
lalu kemudian jadi timbul sebah, gerd. dan pusing kepala, dan mampet.

kesel banget

akhirnya setelah 5 hari, boleh pulang.
walaupun leukositnya masih sedikit di atas batas normal.
disambung dengan antibiotik minum.

pas dikasih tagihan rumah sakit.
jadi bikin pening nambah @_- :(

This article is my 34th oldest. It is 368 words long, and it’s got 0 comments for now.

Comments

Leave a Comment