pendaftaran calon sekolah denny sudah dibuka, dan hanya kira kira untuk 300-an pendaftar saja.
maka berangkatlah kita ke bandung, rencana berangkat jam 3 pagi, akhirnya baru jam 3.30 berangkat, itupun keliling dulu ngisi bensin.
masuk tol cikampek, langsung padat. terus mau masuk rest area (setelah bekasi timur) tidak bisa masuk, karena penuh dengan truk. sudah ikut ngantri sekian puluh menit ga gerak, akhirnya terpaksa lanjut lagi (dengan solat subuh tayamum sambil duduk di mobil).
sampai di pasteur, itu sekitar jam 9 pagi. jadi ada kira-kira 6 jam perjalanan.
perjalanan menuju sekolahan lancar. sampai di sana daftar, dsb, lalu selesai sekitar pukul 10 lewat.

rencana mau ke subang, tapi karena denny dan rafaro masih ulangan akhirnya diputuskan langsung pulang lagi ke jakarta.
makan siang di rest area.
dan sampai di jakarta sekitar pukul 4 sore. jadi berangkat dan pulang sama saja, sekitar 6 jam perjalanan untuk jakarta-bandung, atau bandung-jakarta.
selagi mau antar anak-anak ke sekolah, ada seonggok benda hitam di dekat pagar, kirain kantong plastik, pas sudah didekati, ternyata kucing.
tumben, biasa kucing ga tidur-tiduran di lokasi terbuka.
pas disamperin pun gerakannya malas. bukan kuncing ngantuk, tapi lebih seperti kucing sakit.
karena agak menghalangi motor keluar, cobalah diusir pakai kaki, lah malah menelusup ke bawah body motor.
lalu rafaro coba usir, lalu kucingnya malah lari ke dalam rumah. langsung ngumpet di samping tangga yang sempit. diusir-usir sama bunda pakai sapu pun ga bergeming.
akhirnya disediain makanan dan minuman. besok paginya pasi dilihat sudah tidak ada di sisi tangga.
dicari-cari ternyata naik ke atas ke dekat mesin air. mungkin cari yang hangat, karena lantai dingin.
sosis goreng yang disediain tampaknya tidak disukai, karena terlihat tidak dimakan.
jadi ya sudah biarin dulu aja.
nah, ternyata pas alana pulang bimba, koq ada suara ngeong dari dalam rumah, eh ternyata kucingnya masuk ke rumah, dan terkunci di dalam selama alana pergi bimba.
lalu ketika diusir, kembali ngumpet, kali ini di bawah rak besi di dapur, sampai rafaro pulang coba nangkap kemudian di bawa ke luar.
kali ini kucing lari ke arah mesin air, tapi melompat ke dinding luar. jadi di sana lah dia ngejogrok. sampai kemudian sampai malam juga masih di sana.
besok paginya sudah tidak terlihat di mana-mana
so, ran finally change her status becoming a housewife.
so it's not easy handling 3 kids alone, plus do some chores.
and there seem no chances just to go watch movie together, since it's not really comfortable to leave the kids in their grandma's house.
and there was agenda for ran to learn riding motorbike, so she can go pick up kids from their school, which i forbid, knowing her jumpy gesture for easily get startled.
until now, we're still get help from pak nisam (mb ipang's husband) to pick up the kids from school.
makan makan restoran, pertanda sedang ada promo :D
maka dibela-belainlah untuk pergi ke abuba senopati, kaya'nya baru renovasi, jadi ada diskon untuk new zealand sirloin dan rib eye.
biasanya kalau ke abuba, milih yang tenderloin atau sirloin. belum pernah milih rib eye.
nah karena promonya itu untuk sirlon dan rib eye, akhirnya sebagian milih rib eye.
nasib,
ternyata rib eye nya alot. sulit dipotong, dan sulit dikunyah.
ketika diminta untuk dipanaskan lagi, ternyata tidak ada efek yang berbeda.
the time has come for ran, getting lay-off by her company.
so it is the time for her to turn in to a housewife? can't tell, even tough it is not so sudden, but it is still shocking for her. having a steady job for 17 years, and then just suddenly she out of work.